COIGA BARU

Menu

Menu1

Minggu, 25 September 2016

Catatan PON XIX/2016 Jawa Barat: Rekor Oh Rekor

Oleh: Gungde Ariwangsa
 
Sumber Asli -- C0I - Setiap penyelenggaraan pesta olahraga maka rekor selalu dibicarakan. Apakah ada rekor yang pecah? Siapa yang memecahkan? Berapa catatan waktu yang baru? Selain itu ada juga pembicaraan rekor tentang siapa atlet yang paling banyak mengumpulkan medali. Utamanya emas.


            Pembicaraan tentang rekor itu tidak mengherankan karena olahraga mempunyai moto citius, altius, fortius. Lebih cepat, lebih tinggi dan lebih kuat. Inilah salah satu yang mendasari tentang pembicaraan soal rekor itu mencuat bila suatu pesta olehraga dilaksanakan. Baik itu untuk tingkat daerah, nasional, regional, Asia dan internasional.
            Pesta olahraga yang kita kenal akrab tentunya Porprov (Pekan Olahraga Provinsi yang merupakan persaingan antarkabupaten atau kota di wilayah satu provinsi). Kemudian meningkat ke tingkat nasional yaitu PON (Pekan Olahraga Nasional) yang diikuti oleh provinsi di Tanah Air.
            Meningkat ke jenjang lebih tinggi ada SEA Games. Inilah pesta olahraga yang melibatkan negara-negara di Asia Tenggara. Ada 11 negara yang kini bersaing di kancah ini. Lebih tinggi lagi ada Asian Games. Pesta olahraga antarnegara Asia. Puncaknya tentu pesta olahraga dunia yaitu olimpiade.
            Dari jenjang pesta olahraga itu bisa disimak tentang rekor Porprov atau Popda. Kemudian rekor PON. Setelah itu tentunya rekor SEA Games, Asian Games, Olimpiade. Selain itu ada juga rekor daerah, rekor nasional, rekor Asia Tenggara, rekor Asia dan rekor dunia yang bisa dicetak di setiap event olahraga di luar perhelatan multievent. Rekor ini lebih bergengsi dibandingkan rekor pesta olahraga.  
            Pada PON kali ini masalah rekor juga menjadi sorotan. Penciptaan rekor di ajang PON ini akan memberikan nilai tambah. Bisa itu rekor PON, rekornas, rekor SEA Games, rekor Asian Games, rekor olimpiade, rekor Asia Tenggara, rekor Asia, dan rekor dunia.
            Biasanya rekor yang dilihat ada pada cabang olahraga angkat besi, angkat berat, atletik, renang, menembak, balap sepeda, dayung, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari atletik juga ada rekor manusia tercepat. Demikian juga di renang. Sejalan dengan perkembangan tehnologi maka berbagai macam gelar diberikan untuk atlet yang mampu menciptakan, melampaui dan memecahkan rekor.
            Pada PON XIX/2016 yang kini berlangsung di Jawa Barat sorotan soal rekor juga banyak dibicarakan. Sejauh ini sudah puluhan rekor yang terpecahkan dari berbagai cabang olahraga. Namun itu baru sebatas rekor PON dan rekor nasional. Belum ada yang mampu menyentuh rekor SEA Games atau Asia Tenggara. Apalagi Asian Games, Asia, Olimpiade dan dunia.
            Catatan itu menjadi cermin, prestasi olahraga Indonesia memang masih tertinggal. Belum mampu bangkit untuk menciptakan rekor baru yang menembus tingkatkan lebih tinggi dari rekor PON dan nasional. Ini jelas menjadi tantangan bagi para pembina di daerah dan nasional untuk menjadi PON sebagai ajang atlet Indonesia untuk bisa bergairah, nyaman dan tertantang untuk menciptakan rekor level lebih tinggi. ***

Penulis adalah Wartawan HU Suara Karya, Ketua Harian SIWO PWI Pusat. E-mail: aagwaa@yahoo.com


***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA