COIGA BARU

Menu

Menu1

Kamis, 16 Februari 2017

Tenis Combiphar Open 2017 > Christo Mundur, Tuan Rumah Hanya Bisa Gigit Jari

Penulis: Gungde Ariwangsa


Christopher Rungkat (kiri) tersisih pada nomor tunggal dan ganda Combiphar Tennis Open 2017, Kamis (16/2/2017), di Jakarta
Sumber Asli -- C0I - JAKARTA  - Mendung belum beranjak dari kubu Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara turnamen internasional berhadiah total 45.000 dollar AS atau sekitar Rp 600 juta, Combiphar Open 2017. Meskipun sudah menurunkan pemain andalannya, Christopher Rungkat pada seri II, Indonesia kembali hancur-hancuran sehingga harus gigit jari merelekan turnamen menjadi ajang pesta pemain tamu seperti seri I pekan sebelumnya.
            Lebih menyedihkan lagi, ternyata Christo yang menjadi tumpuan harapan, harus tersisih pada babak kedua dengan tidak mampu menyelesaikan pertandingan set kedua saat melawan Sebastian Fanselow (Jerman), Kamis (16/2/2017). Dalam pertandingan di Hotel Sultan, Jakarta, unggulan keenam berperingkat ke-447 dunia itu mundur dalam posisi tertinggal  6-7(6), 0-3.
          “Jam tubuh saya belum pulih sempurna, masih jetlag karena penerbangan panjang dari San Fransisco,” tutur Christo yang pekan lalu melakoni tiga turnamen di AS seperti dilansir rilis PP Pelti.
          Mundur di tunggal, Christo yang berpasangan dengan Justin Barki pun terhenti di perempat final ganda. Duet juara ganda Indonesia F5 Men’s Future 2015 itu kandas di tangan pasangan Sebastian Bader (Austria) dan Sebastian Fanselow (Jerman). Justin/Christo kalah straight set 5-7 4-6.
          Ganda Merah Putih lainnya, David Agung Susanto/Sunu Wahyu Trijati pun tersingkir dari persaingan turnamen level ITF Men’s Future ini. Duet anggota tim Piala Davis Indonesia itu tak mampu menahan gempuran unggulan teratas, Evan King/Nathan Pasha dari AS. David/Sunu kalah 5-7 1-6.
          Seperti pada turnamen seri pertama minggu lalu, prestasi petenis tuan rumah tak beranjak lebih baik pada pekan kedua ini.
          “Hasil ini memang memprihatinkan, namun semoga kegagalan itu bisa membuka mata komunitas tenis di tanah air bahwa untuk menjadi petenis profesional dibutuhkan komitmen yang sungguh-sungguh,” ucap Christo. “Harus mengubah mind-set, dan punya goal yang jelas dari waktu ke waktu,” lanjutnya. ***
        
Hasil Kamis (16/2)
Tunggal Babak Kedua
Sebastian Fanselow (Jerman) v 6-Christopher Rungkat 7-6(6) 3-0 ret
Ganda Perempat Final
1-Evan King/Nathan Pasha (AS) v David Agung Susanto/Sunu Wahyu Trijati 7-5 6-1
Sebastian Bader (Austria)/Sebastian Fanselow (Jerman) v Justin Barki /Christopher Rungkat 7-5 6-4
Jadwal Jumat (17/2)
Tunggal Perempat Final
Sebastian Fanselow (Jerman) v 3-Evan King (AS)
Chan Yeong Oh (Korsel) v Nathan Pasha (AS)
4-Dayne Kelly (Australia) v 5-Shintaro Imai (Jepang)
Sho Katayama (Jepang) v Masato Shiga (Jepang)
Ganda Semi Final
1-Evan King/Nathan Pasha (AS) v Sebastian Bader (Austria)/Sebastian Fanselow (Jerman)

***
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA