![]() |
|
Presiden INASGOC yang juga Ketua Komite Olimpiade Indonesia
(KOI), Erick Thohir (kanan) bertekad Tahun 2017 menjadi puncak persiapan pelaksanaan
Asian Games 2018.
|
Sumber Asli -- C0I - JAKARTA
- Melaksanakan tugas dalam bayang-bayang kasus
hukum yang melibatkan beberapa pejabat teras Komite Olimpiade Indonesia (KOI)
dalam kasus dugaan penyelewangan dana Sosialisasi Asian Games 2018 tidak
menyurutkan semangat INASGOC. Memasuki
tahun 2017, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) bertekad akan bekerja
lebih keras, baik, dan disiplin demi mensukseskan pesta olahraga bangsa Asia yang penyelenggaraannya menyisakan waktu 20 bulan
lagi.
Demikian
dikemukakan Presiden INASGOC, Erick Thohir yang juga Ketua KOI. Dia menyatakan,
berbagai persoalan yang dialami INASGOC pada tahun lalu, termasuk persoalan
hukum yang menimpa dua pejabat di KOI, tidak menganggu proses persiapan menuju Asian
Games. Menurutnya, INASGOC akan fokus ke depan dengan memprioritaskan tugas dan
tanggung jawab yang terbagi dalam empat bidang, yakni Games Operation, Games
Administration, Games Supports, dan Security.
"Biarkan
prosesnya berjalan. Saya sebagai pribadi dan sebagai ketua umum KOI selalu
menghormati hukum maka mari kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung.
Otomatis, sebagai warganegara saya selalu memenuhi semua kewajiban seperti
membayar pajak, mentaati perundangan dan juga memenuhi panggilan dari
kepolisian apabila kepolisian memerlukan keterangan dari saya atas suatu
kasus," jelasnya panjang.
Untuk itu,
ujarnya, INASGOC tetap bersemangat melaksanakan tugas. Percepatan pembangunan
fisik, baik venue pertandingan, athlete village yang baru saja ditinjau oleh
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan infrastruktur pendukung, serta
sikap puas dan optimistis yang dilontarkan anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA)
saat Coordination Committee Meeting, awal Desember lalu, memperkuat motivasi
INASGOC agar tahun 2017 menjadi puncak persiapan menuju Asian Games. Terlebih
pada November 2017 akan digelar test event yang menjadi ajang kelayakan Indonesia
menggelar pekan olahraga empat tahunan tersebut.
"Berbagai
faktor baik internal, seperti kelancaran pembangunan athlete village yang akan
dilakukan topping off pada akhir Januari ini, dan eksternal, yakni keyakinan
OCA akan kemajuan yang telah dicapai, membuat kami optimistis bisa bekerja
tuntas di sepanjang 2017 ini. Dukungan dan komitmen pemerintah yang akan
meningkat di tahun ini akan menambah semangat kami dalam bekerja di tahun baru
ini," ujar Presiden INASGOC, Erick Thohir di Jakarta, Minggu (1/1/2017).
INASGOC
yang mengemban misi mewujudkan empat sukses memang memiliki tugas dan tanggung
jawab besar. Oleh karena itu, Erick mengharapkan semua anggota INASGOC bekerja
lebih giat di tahun 2017 ini.
"Saya berharap penyelengaraan
Asian Games mampu mewujudkan empat sukses, yakni sukses prestasi, sukses
penyelengaraan, sukses ekonomi kerakyatan dan sukses admistrasi. Sukses
admistrasi hal yang tidak kalah penting dengan tiga sukses lainnya. Oleh karena
itu, saya selalu menjunjung tinggi atas aspek pengelolaan keuangan negara yang
bersih dan transparan. Saya berterima kasih kepada BPK, Kepolisian, Kejaksaan,
Kementerian Keuangan, BPKP, LKPP dan KPK yang terus membantu panitia Asian
Games dalam menjalankan administrasi kami," pungkasnya. (COI-1)
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar